Minggu, 22 Februari 2015

PEMIMPIN YANG IDEAL DILIHAT DARI 3 SISI

         Banyak  orang yang mau menjadi pemimpin,namun tidak semua orang yang telah menjadi pemimpin berhasil menjadi pemimpin,kecuali menghabiskan masa jabatannya,diantaranya ada yang mengakhiri masa jabatannya dengan berbagai masalah,dan bahkan ada yang menyeret dirinya kedalam penjara.Mengapa timbul masalah ?,karena mereka maju sebagai pemimpin bukan dengan kemampuan dan itikad yang baik,melainkan untuk membesarkan nama keluarga atau memenuhi nafsu kekuasaannya tanpa disadarinya bahwa menjadi pemimpin adalah sebuah amanah yang harus dipertanggungjawabkan kelak dihadapan Tuhan.Tetapi ada pula pemimpin yang sukses melaksnakan tugasnya,yang berhasil memajukan masyarakat yang dipmpinnya.
        Menjadi seorang pemimpin hendaknya memiliki 3 bekal,antara lain kemampuan berfikir,berkumunikasi dan kemampuan melayani kepentingan orang-orang yang dipimpinnya.
1. Pemikiran,yaitu bagaimana seorang pemimpin memikirkan kepentingan rakyatnya dan menemukan cara-cara untuk memenuhi kepentingan rakyat tersebut,serta bagaimana seorang pemimpin menemukan solusi dalam meyelesaikan komplik2 yang terjadi dalam masyarakat yang dipimpinnya;
2. Kumunikasi,yaitu bagaimana seorang pemimpin mengkomunikasikan ide/pemikirannya kepada rakyat yang dipimpinnya.Kadang pemikiran tidaklah hebat tetapi karena komunikasinya tepat maka segala menjadi hebat;
3. Pelayanan,yaitu bagaiman seorang pemimpin memposisikan dirinya sebagai pelayan kepentingan rakyat,bukan orang yang harus dilayani oleh rakyat.Kadang pemikiran dan komunikasi seorang pemimpin bagus,tetapi pelayanannya kepada rakyat tidak memuaskan karena selain lambat,tidak becus juga dibumbuh dengan pungutan liar.
        Untuk mendapatkan pemimpin yang memiliki keunggulan di atas,maka tidaklah mudah,namun kita tidak boleh posimis dan meramal bahwa calon ini atau calon itu tidak akan membawa kemajuan terhadap wilayah dan masyarakat yang dipimpinya.Tidak ada manusia sempurna,masing-masing memiliki keunggulan dan kekurangan,begitupun rakyat,tidak ada seorangpun rakyat yang sempurnya,masing-masing memilliki keunggulan dan kekuarangan.
    Nah,keunggulan dari seorang pemimpin adalah untuk menutupi kelemahan rakyat dan kelemahannya untuk dirinya sendiri.Sebaliknya,keunggulan seorang rakyat adalah untuk menutupi kelemahan pemimpinnya dan kelemahannya adalah untuk dirinya sendiri.
Jadi sekarang sikap terbaik adalah optimis memandang calon-calon kades bahwa semuanya unggul dalam keunggulannya dan semuanya lemah dalam kelemahannya.Kemajuan suatu desa bukan hanya tergantung pada keunggulan pemimpinnya,melainkan juga tergantung pada keunggulan rakyat untuk bersatu mendukung pemimpin yang terpilih nanti untuk memajukan desa.Marilah kita memilih sesuai pilihan tanpa harus mengungkap-ungkap kelemahan salah satu calon.

1 komentar:

  1. Alhamdulillah klau bukan kita siapa lagi kalau bukan sekarang kapan lagi, sisinkan lengan baju berjuang dan terus berjuang ineya Allah akan mencatat seluruh jeripayah hambaNya dan membalasnya berupa pahala dan keridhaan, semoga berhasil amin juga untuk kami

    BalasHapus